Pages

Thursday, August 2, 2012

Produk Baby Care Natural Minyak Telon dari Zwitsal

Baby Care

Dari zaman dulu, minyak telon sudah termasuk dari rangkaian produk baby care. Jika Anda besar di tahun 1980-1990an, mungkin masih ingat bagaimana bayi-bayi di periode itu menggunakan gurita, sebelum memakai popok dan dibedong. Minyak telon wajib dioleskan di perut bayi setelah mandi. Dengan begitu bayi diharapkan selalu hangat.

Zaman boleh berganti, udara pun makin panas. Namun, minyak telon masih bertahan dalam rangkaian produk baby care yang harus disiapkan di rumah misalnya produk baby care natural minyak telon Zwitsal. Mengoleskan minyak telon pada bayi sudah menjadi bagian dari kebiasaan turun temurun. Seperti halnya kebiasaan membedong bayi, mengoleskan minyak telon juga tidak sepi dari pro dan kontra. Hanya saja, para peneliti dan tenaga medis tidak pernah meributkan kandungan minyak telon yang memang alami.


Minyak telon berasal dari kata dalam bahasa Jawa, 'telu' yang berarti tiga. Karena minyak telon memang merupakan ramuan tiga minyak alami, yaitu minyak adas (Oleum Foeniculi), minyak kayu putih (Oleum Cajuputi), dan minyak kelapa (Oleum Cocos).  Ketiganya, dalam komposisi yang seimbang, bersinergi untuk menjaga kehangatan bagi bayi. Aroma minyak adas berfungsi merangsang syaraf bayi dan menjadikan kerja pencernaan bayi lebih aktif. Aroma ini lah yang sering disebut ‘wangi bayi’ oleh ibu-ibu pada umumnya. Sementara minyak kayu putih berfungsi menghangatkan. Adapun minyak kelapa melarutkan kedua minyak tersebut sehingga campurannya menjadi lebih lembut untuk kulit bayi.

Kegunaan utama minyak telon sebagai produk baby care ialah menjaga kehangatan bayi. Betul memang, udara makin panas. Tapi bukan berarti bayi tidak butuh kehangatan. Ingat, bayi belum memiliki sistem pengaturan panas yang sempurna di tubuh mereka, apalagi bayi yang baru lahir. Sehingga, mereka selalu membutuhkan kehangatan. Jika udara di sekitarnya dingin, bayi bisa ikut menggigil. Ketika kedinginan, bayi menggunakan kalori yang ia dapatkan dari ASI untuk menjaga kehangatan. Padahal, seharusnya energi itu bermanfaat untuk tumbuh kembang bayi. Jika bayi sering kedinginan, berat badannya pun akan sulit bertambah. Karena itu produk baby care minyak telon bisa membantu tumbuh kembang bayi.

Udara panas bukan berarti bayi tidak merasa dingin. Sehabis mandi, bayi akan merasa kedinginan. Oleskan minyak telon di kulit bayi usai dia mandi. Segera bungkus tubuhnya dengan handuk lembut lalu cepat keringkan. Balurkan minyak telon tipis-tipis saja di permukaan tubuh, misalnya di dada, punggung dan perut. Oleskan sedikit di telapak kaki sebelum mengenakan kaus kaki. Jika dioles di perut, minyak telon berguna untuk mencegah perut bayi kembung dan masuk angin. Jangan oleskan minyak telon di tangan ataupun di telapak tangan. Sebab bayi suka sekali memasukkan tangan mereka ke dalam mulut.

Kandungan dalam minyak telon yang menghangatkan bayi ialah adanya minyak kayu putih. Meski begitu, minyak kayu putih tidak termasuk produk baby care untuk bayi sebab terlalu keras di kulit bayi yang memang sensitif. Efeknya bisa menyebabkan iritasi kulit, bintil-bintil kecil disertai kulit yang meradang dan berwarna merah. Bukannya hangat, bayi Anda bisa menangis berkepanjangan karena kulitnya terasa terbakar.

Perhatikan juga jika bayi Anda memiliki kulit super sensitif. Kulit seperti ini akan bereaksi jika diolesi minyak telon. Ciri-cirinya, kulit memerah, timbul bintik-bintik dan mengakibatkan rasa gatal. Jika sudah begini, hentikan segera penggunaan minyak telon dan hubungi dokter anak Anda.

0 comments:

Post a Comment